IndonesiaBuzz: Jakarta, 27 Oktober 2023 – FIFGroup perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia, mencatat peningkatan minat calon konsumen terhadap motor listrik Honda, khususnya Honda EM1 e, namun sebagian besar dari mereka harus menunda niatnya untuk mengajukan kredit karena keterbatasan stok.
“Kemarin sudah ada belasan pengajuan kredit yang masuk, meskipun belum semuanya dapat terealisasi karena masih dalam status inden. Intinya, sudah ada peminat yang mulai tertarik,” kata Daniel Hartono, Chief Marketing Officer FIFGroup.
Hingga saat ini, Honda EM1 e belum memiliki harga resmi atau on the road (OTR), tetapi PT. Astra Honda Motor (AHM) telah memberikan estimasi harga berkisar antara Rp. 40 juta hingga Rp. 45 juta.
Estimasi harga ini mencakup perkiraan harga unit motor sekitar Rp. 30 juta hingga Rp. 33 juta, dengan harga baterai MPP e berkisar antara Rp. 10 juta hingga Rp. 12 juta.
“Kami menawarkan pembiayaan yang sebanding dengan motor berbahan bakar bensin. Jadi, uang mukanya sekitar 12,5 persen dari harga motor. Jika harga motor berada di kisaran Rp. 40 juta hingga Rp. 45 juta, maka uang muka yang dibutuhkan sekitar Rp. 5,6 juta,” tambah Daniel.
Mengenai syarat pengajuan kredit untuk motor listrik Honda EM1 e, Daniel menjelaskan bahwa syaratnya akan serupa dengan pembiayaan motor berbahan bakar bensin.
“Persyaratannya hampir sama, karena kami belum memiliki pengalaman sebelumnya dalam pembiayaan motor listrik. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mengadopsi syarat yang sudah ada untuk motor konvensional sementara waktu,” ungkapnya.
Dalam hal spesifikasi, performa Honda EM1 e dapat dianggap sebagai standar. Motor ini memiliki tenaga maksimal sekitar 1,7 kW atau setara dengan 2,2 Hp, dengan torsi sebesar 90 Nm.
Meskipun masih dalam tahap awal, minat masyarakat terhadap motor listrik Honda semakin berkembang di Indonesia. Dengan harga yang kompetitif dan syarat kredit yang memadai, diharapkan motor listrik ini dapat menjadi alternatif yang menarik bagi para konsumen di masa depan.







