Thursday, September 10, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Di Depan Prabowo, AHY Luruskan Pidato soal Kekuasaan

by Yudi
September 10, 2026
Reading Time: 3 mins read
Di Depan Prabowo, AHY Luruskan Pidato soal Kekuasaan

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/26), (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Jakarta, 10 September 2026 – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pidato politiknya yang sempat menyinggung batas kekuasaan tidak dimaksudkan sebagai sinyal politik lain terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

AHY bahkan menekankan bahwa posisi Partai Demokrat saat ini sangat jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Prabowo. Klarifikasi itu disampaikan AHY saat berpidato dalam puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/26). Acara tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

AHY mengatakan, pidato politik yang disampaikannya empat hari sebelumnya merupakan bagian dari refleksi sekaligus upaya membangkitkan semangat kader Demokrat.

“Empat hari yang lalu, Bapak Presiden, sebagai bagian dari refleksi dan kontemplasi, di HUT partai, saya menyampaikan pidato politik. Maksudnya sederhana, kami ingin menyemangati kader, kami ingin meneguhkan kembali nilai-nilai dan jati diri perjuangan Partai Demokrat,” kata AHY.

BeritaTerkait

SAR Lampung Kerahkan KN Basudewa Cari Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Dua Bulan Target Bangkit, Warga Sade Bangun Kembali Permukiman Adat Pascakebakaran

Namun, AHY merasa perlu memperjelas kembali substansi pidatonya lantaran muncul penafsiran berbeda di ruang publik. Ia meminta agar pernyataannya tidak dipahami di luar konteks yang dimaksud.

“Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut, karena saya khawatir ada salah tafsir,” ujar AHY.

AHY kemudian menyampaikan secara eksplisit sikap politik Demokrat terhadap pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto.

“Posisi Demokrat jelas, posisi Demokrat jelas, kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini,” tegasnya.

Menurut AHY, keberhasilan pemerintahan tidak hanya akan menjadi capaian Presiden Prabowo dan jajaran kabinet. Jika pemerintahan berjalan sukses, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat dan menjadi keberhasilan bangsa Indonesia.

“Yang berhasil bukan hanya presiden. Bukan hanya kabinet. Bukan hanya partai-partai yang berada dalam pemerintahan, tapi yang berhasil adalah kita semua. Yang berhasil adalah Indonesia,” tuturnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan AHY setelah pidatonya pada peringatan 25 tahun Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026), mendapat beragam tafsir politik.

Dalam pidato tersebut, AHY menyinggung pengalaman Demokrat yang pernah berada di dalam maupun di luar pemerintahan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi dalam setiap situasi politik, termasuk ketika terjadi pergantian kekuasaan.

“Partai Demokrat pernah memimpin pemerintahan dan pernah berada di luar pemerintahan. Kita pernah menang dan pernah kalah. Pengalaman itu mengajarkan bahwa demokrasi harus kita jaga dalam keadaan apa pun,” kata AHY.

AHY menegaskan bahwa pemilu merupakan hak rakyat yang harus dijamin. Karena itu, hak masyarakat untuk memilih maupun dipilih tidak boleh dihalangi.

“Hakikatnya, pemilu adalah milik rakyat. Jangan dihalang-halangi hak rakyat untuk memilih dan untuk dipilih,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menjadikan pengalaman 10 tahun pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai salah satu pelajaran politik bagi Demokrat.

Ia menyoroti proses pergantian kekuasaan setelah SBY menyelesaikan dua periode kepemimpinannya yang berlangsung secara damai dan demokratis.

“Kita patut belajar, kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode,” kata AHY.

AHY kemudian menekankan bahwa kekuasaan memiliki batas waktu karena pada hakikatnya merupakan mandat yang diberikan rakyat.

“Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” tegasnya.

Pernyataan tersebut kemudian berkembang menjadi tafsir politik mengenai kemungkinan arah Demokrat menghadapi Pilpres 2029. Namun, melalui pidatonya di hadapan Presiden Prabowo, AHY kembali menegaskan bahwa pesan utama Demokrat saat ini adalah memastikan pemerintahan berjalan efektif dan berhasil.

Bagi AHY, keberhasilan pemerintahan bukan semata-mata soal kepentingan politik pemerintah atau partai pendukung. Lebih jauh, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan seluruh rakyat dan Indonesia. @yudi

Tags: Agus Harimurti YudhoyonoAHYHUT ke-25 Partai DemokratkekuasaanLuruskanPidato
Share219SendScan

Trending

SAR Lampung Kerahkan KN Basudewa Cari Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
News

SAR Lampung Kerahkan KN Basudewa Cari Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

58 minutes ago
Dua Bulan Target Bangkit, Warga Sade Bangun Kembali Permukiman Adat Pascakebakaran
News

Dua Bulan Target Bangkit, Warga Sade Bangun Kembali Permukiman Adat Pascakebakaran

1 hour ago
Di Depan Prabowo, AHY Luruskan Pidato soal Kekuasaan
News

Di Depan Prabowo, AHY Luruskan Pidato soal Kekuasaan

2 hours ago
Bupati Madiun Perkuat Kebugaran Lansia melalui Senam SBSU
News

Bupati Madiun Perkuat Kebugaran Lansia melalui Senam SBSU

11 hours ago
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT Ke-25 Partai Demokrat di GBK
News

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT Ke-25 Partai Demokrat di GBK

13 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

SAR Lampung Kerahkan KN Basudewa Cari Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

SAR Lampung Kerahkan KN Basudewa Cari Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

September 10, 2026
Dua Bulan Target Bangkit, Warga Sade Bangun Kembali Permukiman Adat Pascakebakaran

Dua Bulan Target Bangkit, Warga Sade Bangun Kembali Permukiman Adat Pascakebakaran

September 10, 2026

TERPOPULER

Cuaca Panas dan Kering, Perhutani Ngawi Siagakan 140 Personel Cegah Kebakaran Hutan

Kegiatan DPMPTSP Ngawi di Malang Beranggaran Rp100 Juta Disorot, LBH Pertanyakan Efisiensi APBD

Pengabdian Terakhir Iptu Broto Suwarno, Masih Bertugas Sehari Sebelum Berpulang

Review Film Susuk Kutukan Kecantikan (2023)

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In