IndonesiaBuzz: Wonogiri, 22 Juli 2026 – Respons cepat personel Polsek Sidoharjo, Koramil 17 Sidoharjo, Tim Reaksi Cepat (TRC) Resi Giri, dan masyarakat berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan semak belukar serta hutan rakyat di Dusun Kebyuk Kidul, Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (21/7/26) petang.
Berkat penanganan terpadu di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke kawasan permukiman warga. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB setelah seorang warga, Andrian Suryo Nugroho, melihat kepulan asap tebal dari kawasan hutan di sisi barat perbukitan.
Saat dilakukan pengecekan, api diketahui telah membakar daun jati yang mengering, semak belukar, serta kawasan hutan rakyat yang ditumbuhi bambu dan pohon jati.
Laporan warga segera diteruskan kepada aparat, sehingga personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Setibanya di lokasi, personel Polsek Sidoharjo bersama TNI, relawan TRC Resi Giri, dan masyarakat bahu-membahu memadamkan api sekaligus membuat lokalisir agar kobaran tidak merembet ke area permukiman.
Berdasarkan pendataan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1,5 hektare, meliputi kawasan semak belukar dan hutan rakyat.
Setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.40 WIB.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hasil pendataan sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang mengenai vegetasi kering. Kondisi musim kemarau menyebabkan daun dan semak belukar mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran
Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang bergerak cepat menangani kebakaran sehingga dampaknya dapat diminimalkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Polri, TNI, relawan TRC Resi Giri, dan masyarakat yang telah bahu-membahu melakukan pemadaman. Berkat kerja sama yang baik, kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga dampak yang lebih besar dapat dicegah,” ujarnya.
Polres Wonogiri mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan kering, terutama selama musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah maupun lahan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” kata AKP Anom Prabowo.
Polres Wonogiri menegaskan akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).

