IndonesiaBuzz: Madiun, 20 Juni 2026 – Polres Madiun terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen E-Sport Competition dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Gedung Bhayangkara Polres Madiun, Sabtu (20/6/26).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Madiun, panitia pelaksana, serta para peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan masyarakat umum.
Sebanyak 30 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, terdiri atas 24 tim kategori pelajar dan enam tim kategori umum. Para peserta berkompetisi dengan mengedepankan strategi, kerja sama tim, dan sportivitas dalam suasana pertandingan yang kompetitif namun tetap positif.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan turnamen E-Sport menjadi salah satu bentuk adaptasi Polri terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pola interaksi generasi muda di era digital.
Menurutnya, Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang sesuai dengan minat dan karakter generasi saat ini.
“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk terus hadir bersama masyarakat, termasuk generasi muda. Melalui kompetisi E-Sport ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berprestasi, menjunjung sportivitas, dan menunjukkan bahwa Polri mendukung kreativitas serta perkembangan teknologi di era digital,” ujar AKBP Kemas Indra Natanegara.
Ia menambahkan, perkembangan industri gim dan olahraga elektronik saat ini telah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang terus tumbuh. Karena itu, generasi muda perlu diberikan ruang yang positif untuk mengembangkan potensi sekaligus menyalurkan minat mereka secara produktif.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, serta kemampuan berpikir strategis kepada para peserta.
Dalam pertandingan E-Sport, para pemain dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan cepat, dan pengendalian emosi saat menghadapi tekanan pertandingan.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat pembinaan generasi muda yang produktif, kompetitif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Penyelenggaraan kompetisi E-Sport juga menjadi bagian dari upaya Polres Madiun membangun citra kepolisian yang semakin modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan nonformal seperti turnamen olahraga elektronik, Polri berupaya menciptakan ruang interaksi yang lebih cair antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus membangun kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan inovatif yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Turnamen E-Sport ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang teknologi dan industri kreatif yang kini berkembang pesat di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Madiun berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet E-Sport berprestasi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80. (Kridho S/Koresponden Madiun).







