IndonesiaBuzz: Wonogiri, 17 Juni 2026 – Polres Wonogiri melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) memperketat pengawasan keamanan pangan dengan melakukan pemeriksaan food safety di tiga lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Eromoko, SPPG Pracimantoro, dan SPPG Sidoharjo, Rabu (17/6/26) pagi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kualitas gizi sehingga aman dikonsumsi masyarakat.
Pemeriksaan yang dipimpin langsung Kepala Sidokkes Polres Wonogiri bersama personel kesehatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Tim melakukan serangkaian pengujian menggunakan metode organoleptik, pemeriksaan fisik, hingga uji kimia terhadap seluruh menu makanan yang telah disiapkan.
Menu yang diperiksa meliputi nasi putih, olahan telur, tumis buncis dan tempe, susu, serta buah pisang. Selain memastikan kualitas bahan dan kondisi makanan, petugas juga mengevaluasi kandungan gizi guna menjamin kecukupan nutrisi bagi para penerima manfaat program.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel makanan dinyatakan aman dan layak konsumsi. Dari uji kimia yang dilakukan, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti arsenik, sianida, formaldehid, maupun nitrit.
Sementara itu, hasil pemeriksaan fisik dan organoleptik menunjukkan makanan berada dalam kondisi baik dengan warna normal, aroma khas, serta cita rasa yang sesuai standar penyajian.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan kegiatan pengawasan keamanan pangan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pengendalian mutu makanan yang akan didistribusikan.
Menurutnya, pengawasan dilakukan tidak hanya untuk memastikan makanan aman dikonsumsi, tetapi juga menjamin bahwa setiap menu yang disajikan memiliki kualitas gizi yang memadai.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin memastikan setiap makanan yang didistribusikan telah memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kandungan gizi yang baik sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar AKP Anom Prabowo.
Ia menjelaskan, keterlibatan tenaga kesehatan Sidokkes dalam proses pengawasan merupakan langkah preventif guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat konsumsi makanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.
Selain itu, sinergi antara Polres Wonogiri dan pengelola SPPG dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat program.
Pengawasan pangan yang dilakukan secara berkala juga menjadi upaya membangun kepercayaan publik terhadap kualitas makanan yang disalurkan melalui SPPG. Dengan pengawasan yang ketat, potensi kontaminasi maupun penggunaan bahan berbahaya dapat dicegah sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, proses pemeriksaan berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Polres Wonogiri menegaskan akan terus berperan aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui berbagai langkah preventif, termasuk pengawasan keamanan pangan dan kualitas gizi makanan yang didistribusikan kepada masyarakat.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengawasan pangan yang berkelanjutan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)





