IndonesiaBuzz : Madiun, 20 Desember 2025 – Kota Madiun dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) cabang olahraga Kurash Jawa Timur 2025.
Ajang olahraga tingkat provinsi ini diikuti sebanyak 227 atlet dari 19 kabupaten dan kota se-Jawa Timur serta memperebutkan Piala Wali Kota Madiun.
Kejurprov Kurash Jatim 2025 digelar selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 19–20 Desember 2025.
Sejumlah kelompok usia dan kelas berat badan dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan atlet Kurash di Jawa Timur.
Penyelenggaraan Kejurprov ini menjadi momentum penting dalam upaya pengembangan cabang olahraga Kurash yang saat ini mulai berkembang di Indonesia.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet di tingkat daerah.
Ketua Panitia Penyelenggara Kejurprov Kurash Jatim 2025, Juprianto S.Pd, yang juga menjabat sebagai Ketua Cabang Kurash Madiun, mengatakan kejuaraan ini menjadi langkah awal memperkenalkan Kurash kepada masyarakat luas, khususnya di Kota Madiun.
“Event ini merupakan langkah awal dari kami pengurus kurash cabang madiun.dalam upaya mengembangkan olahraga KURASH di kota Madiun khususnya.Serta lebih mengenalkan cabor kurash yang saat ini sudah dipertandingkan di tingkat internasional,” ujar Juprianto.
Menurutnya, Kejurprov Kurash Jatim 2025 memiliki sejumlah target strategis, mulai dari penyaringan bibit unggul atlet Kurash Jawa Timur hingga memastikan kesiapan daerah dalam menggelar kejuaraan Kurash berskala lebih besar.
“Harapannya, dalam waktu dekat, Madiun dapat menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash,” kata Juprianto.
Ia juga berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional serta membawa nama harum daerah dan bangsa.
Sebagai informasi, Kurash sendiri merupakan olahraga gulat tradisional asal Uzbekistan yang menitikberatkan pada teknik bantingan dan lemparan dari posisi berdiri.
Cabang olahraga ini memiliki kemiripan dengan judo atau gulat, namun dengan peraturan khusus yang melarang serangan ke kaki maupun permainan bawah di lantai.
Kemenangan diraih apabila atlet berhasil menjatuhkan lawan hingga punggung menyentuh matras atau memperoleh poin dari jatuhan ke sisi tubuh. (@Arn/Tim)







