IndonesiaBuzz: Yogyakarta, 12 September 2025 – Kepolisian Sektor (Polsek) Wirobrajan, Kota Yogyakarta, mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan SPBU Bugisan, Jalan Sugeng Jeroni, Patangpuluhan, Wirobrajan, pada Kamis (11/9/25) siang.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, kami mengamankan dua orang terduga pelaku beserta barang bukti dua sepeda motor dan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengganjal ATM,” ujarnya
Peristiwa itu bermula ketika korban, seorang mahasiswi berinisial LAP (22), hendak menarik uang di ATM BRI SPBU Bugisan sekitar pukul 11.00 siang. Saat kartu ATM tidak bisa masuk sepenuhnya, korban sempat dibantu seorang pria yang belakangan diketahui sebagai terduga pelaku.
Namun, upaya itu justru membuat kartu ATM korban tertelan. Seorang saksi dari pihak bank yang berada di lokasi kemudian curiga dan langsung meneriaki pelaku. Warga sekitar berdatangan dan berhasil mengamankan pria tersebut sebelum diserahkan ke Polsek Wirobrajan.
Tak lama kemudian, polisi menemukan seorang pelaku lain yang bersembunyi di sebuah toko pakaian dekat SPBU. Kedua pria tersebut lalu dibawa ke Mapolsek Wirobrajan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Polisi mengidentifikasi kedua terduga pelaku yang diamankan masing-masing PTM (29), warga Bandar Lampung, dan DH (37), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, yang berdomisili di Gunung Putri, Bogor.
Dari tangan pelaku, aparat menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, dua sepeda motor dengan nomor polisi diduga palsu, lima buah mika, lem, potongan gergaji besi, dan dua obeng, beberapa tas kecil berwarna hitam, sejumlah uang tunai serta kartu ATM.
“Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Kasus ini masih kami kembangkan karena ada dua orang lain yang melarikan diri. Seluruh barang bukti sudah kami amankan,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melakukan transaksi di ATM, terutama jika ada orang asing yang menawarkan bantuan.
“Segera hubungi petugas keamanan atau laporkan ke polisi apabila menemukan hal mencurigakan,” pungkasnya.(Dimas P/Koresponden Jogjakarta)






