IndonesiaBuzz: Aceh Barat, 20 Juni 2025 — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat, Ramli, mendorong agar kasus dugaan penyalahgunaan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang ditemukan di lokasi tambang emas ilegal segera diserahkan ke penegak hukum.
“Lebih baik serahkan saja ke penegak hukum agar masalah ini menjadi jelas” kata Ramli saat ditemui wartawan di Aceh Barat, Jumat.
Ia menegaskan bahwa DPRK Aceh Barat mendukung penuh proses hukum atas dugaan tersebut demi memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kendaraan dinas sebagai aset negara yang semestinya digunakan untuk kepentingan publik.
Ramli juga meminta pemerintah kabupaten menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Aceh untuk melakukan audit khusus terhadap penggunaan kendaraan dinas tersebut. Audit dinilai penting untuk mengungkap ada tidaknya potensi kerugian negara serta untuk menelusuri jejak penggunaan aset dan keuangan daerah secara transparan.
“Selama ini juga sudah banyak dana CSR dari perusahaan tambang ke dinas pemerintah di Aceh Barat. Ini juga perlu diaudit agar tidak ada tumpang tindih penggunaan dana pemerintah” ucap Ramli.
Sebelumnya, pada 28 Mei 2025, Bupati Aceh Barat Tarmizi menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menemukan indikasi penyalahgunaan kendaraan dinas untuk aktivitas pertambangan emas ilegal. Ia menegaskan pihaknya tengah memfokuskan perhatian pada pengawasan aset agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum tertentu.






