IndonesiaBuzz: Otomotif – Merek motor asal Tiongkok, QJMotor, mencatatkan performa penjualan yang mengesankan di pasar Indonesia hanya dalam tiga bulan pertama sejak resmi diluncurkan. Sejak debutnya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, QJMotor berhasil menjual ratusan unit kendaraan, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap merek pendatang baru ini.
Menurut Vice President Branding and Marketing Communication PT QJMotor Industri Indonesia, Budi Kurniawan, total nilai penjualan QJMotor telah mencapai ratusan juta rupiah. Meski tak menyebutkan angka pasti, Budi mengungkapkan bahwa antusiasme konsumen sangat tinggi, bahkan dengan portofolio produk yang masih terbatas pada empat model motor.
“Waktu IIMS itu kita sampai ratusan ya,” ujar Budi saat ditemui di acara peresmian diler baru QJMotor di kawasan Kiara Artha Park, Bandung, Selasa (29/4).
Ia menambahkan bahwa wilayah Jakarta mencatat penjualan tertinggi, sementara Bandung pun mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan puluhan pemesanan (SPK) yang telah masuk.
Salah satu model andalan yang menjadi favorit konsumen adalah QJMotor SRV 250 A, motor cruiser bergaya klasik modern yang menyasar segmen 250 cc. Menariknya, motor ini tak hanya diminati kaum pria, namun juga banyak dibeli oleh perempuan.
“Yang paling diminati saat ini itu SRV 250 A. Karena dia unik, bisa digunakan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Dimensinya pas, dan sistem transmisinya bisa matik atau manual. Praktis, tapi tetap memberikan sensasi berkendara,” jelas Budi.
SRV 250 A sendiri dibekali mesin V-Twin 249 cc berpendingin cairan, dengan tenaga hingga 27,5 HP dan torsi 23 Nm. Fitur unggulannya adalah transmisi triptonic AMT (Automatic Manual Transmission) yang memungkinkan pengendara memilih mode otomatis atau manual melalui tombol di stang kiri. Motor ini juga sudah dilengkapi sistem pengereman ABS di kedua roda serta panel instrumen digital.
Dengan pencapaian awal yang kuat, QJMotor optimis dapat memperluas jangkauannya di pasar roda dua Indonesia dan bersaing dengan merek-merek yang telah lebih dulu mapan.





