IndonesiaBuzz: Madiun, 28 Desember 2024- Tingkat reservasi kamar di hotel-hotel Kota Madiun mengalami lonjakan signifikan menjelang libur akhir tahun 2024 menuju Tahun Baru 2025. Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun, okupansi hotel mencapai 70-80 persen, naik dibandingkan hari normal.
Ketua PHRI Kota Madiun, Aris Suharno, menyampaikan bahwa peningkatan ini terjadi di semua kelas hotel. “Sesuai data yang dihimpun dari sejumlah hotel di Kota Madiun yang menjadi anggota PHRI, jelang libur akhir tahun 2025 pemesanan kamar hotel mencapai kisaran 70-80 persen,” ujar Aris, Jumat (27/12).
Pada hari biasa, tingkat hunian hotel di Kota Madiun hanya berkisar 40-50 persen. Meski begitu, Aris mengakui bahwa okupansi saat libur akhir tahun ini masih kalah dibandingkan libur Lebaran. “Libur Lebaran lebih panjang, sehingga lebih banyak wisatawan yang menginap dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru kali ini yang durasinya lebih pendek,” jelasnya.
Berbeda dengan hotel, restoran dan rumah makan di Kota Madiun justru mencatatkan peningkatan kunjungan yang signifikan. Wisatawan lebih memilih menikmati wisata kuliner tanpa menginap.
Untuk menjaga kepercayaan pengunjung, PHRI mengimbau pengelola restoran agar memberikan pelayanan terbaik. “Pengunjung datang bukan hanya dari lokal Madiun, namun juga dari berbagai wilayah. Jika restoran bersih, nyaman, layanan ramah, dan harga wajar, pasti mereka puas dan kembali,” kata Aris.
PHRI berharap tren positif ini menjadi momentum bagi sektor pariwisata Kota Madiun untuk terus berkembang. Kolaborasi antara pengelola hotel, restoran, dan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah ini di masa mendatang.







