IndonesiaBuzz: Madiun 30 November 2023 – Sebanyak 1.107 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun, Kanwil Kemenkumham Jatim, melakukan kegiatan Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mobile dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), Rabu (29/11). Acara ini merupakan kerjasama antara Lapas Pemuda Madiun, Dinas Kesehatan Kota Madiun, dan Puskesmas Ngegong Kota Madiun, yang dilaksanakan di gedung Aula Adi Soejatno Lapas.
Rachmad Tri Raharjo, Kasi Binadik Lapas Pemuda Madiun, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya rutin untuk deteksi dini dan pencegahan penularan virus HIV serta PTM di kalangan warga binaan. “Pada kesempatan ini, 1.107 Warga Binaan dilakukan pengambilan darah untuk tes HIV dan Posbindu Penyakit Tidak Menular,” ungkapnya.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Ardian Nova Christiawan, menambahkan bahwa selain pengujian, warga binaan juga mendapatkan penyuluhan tentang HIV/AIDS dan PTM oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Madiun. “Penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada warga binaan, khususnya tentang risiko penyakit HIV dan PTM. Harapannya, kegiatan ini memberikan manfaat bagi warga binaan saat berada di Lapas maupun setelah mereka bebas nanti,” ungkap Ardian.
Tri Wahyuning Novitasari, S.KM, Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes PP dan KB Kota Madiun, menegaskan bahwa VCT Mobile ini merupakan langkah strategis menuju Kota Madiun Three Zero (30) HIV/AIDS dan PTM Tahun 2030. “Kami bekerjasama dengan Lapas Pemuda Madiun dikarenakan banyaknya populasi yang berisiko penularan HIV, seperti penularan lewat jarum suntik dan seks bebas ketika di luar Lapas. Kami khawatirkan ada populasi ini di Lapas Pemuda Madiun,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga binaan terkait kesehatan mereka, serta menjadi langkah konkret dalam mencapai target Kota Madiun Three Zero terkait HIV/AIDS dan PTM pada tahun 2030.(Red/Hms)





