IndonesiaBuzz: Semarang, 27 Februari 2026 – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi BEM Semarang Raya di depan Markas Polda Jawa Tengah, Kamis (26/2/2026) sore, berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Sekitar 650 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang menyampaikan aspirasi melalui orasi, aksi teatrikal, serta doa bersama.
Aksi yang dimulai pada sore hari itu mendapat pengawalan aparat kepolisian dengan pendekatan humanis dan persuasif. Hingga kegiatan berakhir, tidak terjadi insiden yang mengganggu ketertiban umum.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi atas kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan berakhir dalam situasi yang aman.
“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan pendapatnya secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Artanto.
Ia menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam menjamin hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Polri, lanjutnya, terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari proses evaluasi internal.
“Masukan dan kritik adalah energi untuk berbenah. Kami berkomitmen meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Polda Jateng memastikan seluruh personel yang terlibat pengamanan mengedepankan prinsip proporsionalitas serta menghindari tindakan represif. Pendekatan dialogis diterapkan untuk menjaga ruang ekspresi tetap terbuka tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 19.15 WIB. Para peserta membubarkan diri secara tertib. Menutup rangkaian kegiatan, petugas pengamanan melaksanakan apel konsolidasi dan doa bersama sebagai bentuk evaluasi serta ungkapan syukur atas situasi yang tetap aman dan terkendali.
Kondusivitas aksi ini mencerminkan ruang demokrasi yang berjalan dinamis, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan elemen mahasiswa dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di ruang publik. (Red – Ho Humas Polda Jateng)







