IndonesiaBuzz: Tabanan, 14 Agustus 2025 – Lapangan Umum Desa Kerambitan, Bali, dipadati ratusan warga pada Kamis (14/8/25) malam untuk menghadiri pembukaan rangkaian acara Semarak Kemerdekaan 2025. Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Kerambitan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama Ida Anglurah Puri Kerambitan, disaksikan para tokoh masyarakat, perangkat desa, dan tamu undangan. Sejak sore, warga sudah memadati area lapangan, menciptakan suasana penuh antusias dan kebersamaan.
Rangkaian acara dimulai pukul 19.15 WITA dengan Opening MC yang mengajak warga berpartisipasi secara aktif, dilanjutkan Tari Penyambutan yang memukau penonton. Setelah itu, dilakukan pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dan dijaga hingga saat ini.
Puncak acara pembukaan berlangsung pukul 19.40–20.10 WITA, ditandai dengan Ceremony Pembukaan Semarak Kemerdekaan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tabanan mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermanfaat. “Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kerja nyata demi kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ida Anglurah Puri Kerambitan menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi, budaya, dan semangat gotong royong sebagai identitas masyarakat Kerambitan.

Penampilan Kak Petruk x Blauk
Usai prosesi pembukaan, panggung hiburan diisi penampilan Kak Petruk x Blauk yang menghibur penonton dengan lagu-lagu khas dan interaksi humoris mulai pukul 20.10 hingga 21.00 WITA. Penampilan tersebut disusul oleh YS Bali, yang menutup malam pertama perayaan dengan musik energik hingga pukul 22.00 WITA.
Perayaan Semarak Kemerdekaan 2025 di Desa Kerambitan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan beragam kegiatan, mulai dari lomba tradisional, pentas seni, hingga panggung musik. Pemerintah desa berharap acara ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme sekaligus memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. (Ni Puthu Meitha / Koresponden Bali)







