IndonesiaBuzz: Wonogiri, 24 September 2026 – Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri kembali mencatat capaian penting dalam perjalanan akademiknya. Sebanyak 165 wisudawan mengikuti Wisuda Sarjana ke-XVI dan Magister ke-I Tahun 2026 yang digelar di Gedung Adinata, kompleks kampus STABN Raden Wijaya, Rabu (23/9/26).
Para wisudawan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari wilayah Sumatera hingga Papua. Momentum tersebut sekaligus menjadi tonggak baru bagi STABN Raden Wijaya karena untuk pertama kalinya kampus tersebut meluluskan mahasiswa Program Magister Kepenyuluhan Buddha.
Dari total 165 wisudawan, sebanyak 83 orang berhasil meraih predikat cumlaude, sedangkan 77 lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan.
Ketua STABN Raden Wijaya, Sulaiman, mengatakan capaian tersebut menjadi penanda bahwa institusi yang dipimpinnya terus mengalami perkembangan, baik dari sisi penyelenggaraan pendidikan maupun jenjang akademik yang ditawarkan.
Wisuda program magister untuk pertama kalinya, menurut dia, menjadi bagian penting dalam perjalanan STABN Raden Wijaya dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Buddha.
Kehadiran STABN Raden Wijaya di Wonogiri juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum bagi para lulusan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memasuki tahap baru dalam perjalanan profesi dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Setyo, hampir 19 tahun keberadaan STABN Raden Wijaya di Wonogiri telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Perkembangan kampus tersebut, termasuk lahirnya lulusan magister untuk pertama kalinya, dinilai menunjukkan adanya kemajuan dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Wisuda ini menjadi momentum yang membanggakan sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk mengembangkan ilmu dan profesinya. Semoga STABN terus berkembang, melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” kata Setyo.
Pemkab Wonogiri, lanjut dia, juga mendukung pengembangan STABN Raden Wijaya, termasuk proses peningkatan status kelembagaan menjadi institut maupun universitas.
Setyo sekaligus mengajak civitas akademika STABN Raden Wijaya untuk semakin aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan di Wonogiri.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, berharap STABN Raden Wijaya terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi keagamaan Buddha di Wonogiri diharapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui berbagai program pendidikan dan pengabdian.
Dengan lahirnya lulusan dari jenjang magister untuk pertama kalinya, STABN Raden Wijaya memasuki babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha. Kehadiran para lulusan dari berbagai penjuru Indonesia juga menjadi gambaran semakin luasnya jangkauan kampus tersebut dalam mencetak sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kepenyuluhan Buddha. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







