IndonesiaBuzz: Ngawi, 12 Maret 2026 – Ratusan pengemudi becak di Kabupaten Ngawi kini mendapat angin segar setelah menerima bantuan becak listrik yang disalurkan oleh Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan para tukang becak yang mayoritas telah berusia lanjut.
Sebanyak 200 unit becak listrik diproduksi oleh PT Pindad dan diserahkan kepada para pengemudi becak dalam seremoni yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha Pemerintah Kabupaten Ngawi, Rabu (11/3/26) sore.
Penyerahan dilakukan oleh Direktur Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional yang didampingi Bupati Ngawi kepada perwakilan pengemudi becak. Usai seremoni, sejumlah pengemudi langsung melakukan uji coba dengan mengendarai becak listrik mengelilingi kawasan Alun-alun Merdeka Ngawi.
Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nuryana, menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana pribadi Presiden.
“Bantuan becak listrik ini murni dari dana pribadi Bapak Presiden Prabowo Subianto, bukan dari anggaran pemerintah,” ujar Nuryana kepada awak media.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya membantu para pengemudi becak di berbagai daerah di Indonesia. Pada tahap awal, setiap daerah direncanakan menerima sekitar 200 unit.
Menurut Nuryana, pihaknya menargetkan distribusi puluhan ribu unit becak listrik dalam beberapa tahun ke depan. Hingga Maret 2026, lebih dari 11.000 unit telah disalurkan ke berbagai daerah.
“Target kami pada 2026-2027 bisa mendistribusikan sekitar 70.000 unit. Sampai saat ini sudah lebih dari 11.000 unit becak listrik yang dibagikan,” jelasnya.
Setelah penyaluran di Ngawi, pihak yayasan juga akan melanjutkan pendataan calon penerima di wilayah lain di Jawa Timur sebelum melanjutkan distribusi ke provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat setelah Lebaran.
Untuk memastikan operasional kendaraan tetap berjalan baik, pihak yayasan juga telah bekerja sama dengan jaringan bengkel Viar yang tersedia di berbagai kota dan kabupaten.
“Jika ada kerusakan atau membutuhkan perawatan, para pengemudi bisa langsung membawa becak listrik tersebut ke dealer atau bengkel Viar terdekat,” kata Nuryana.
Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas bantuan yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya para pengemudi becak yang sebagian besar sudah berusia lanjut.
Menurutnya, banyak penerima bantuan yang berusia di atas 70 tahun, bahkan ada yang mencapai 90 tahun.
“Para pengemudi becak di Ngawi kebanyakan sudah sepuh. Ada yang berusia 93 tahun, 80 tahun, bahkan 75 tahun. Banyak yang terharu hingga menangis saat menerima bantuan ini,” ujar Ony.
Ia berharap kehadiran becak listrik dapat meringankan beban kerja para pengemudi sekaligus meningkatkan penghasilan mereka.
Secara teknis, becak listrik tersebut mampu menempuh jarak hingga sekitar 35 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Namun jarak tempuh dapat berbeda tergantung beban yang dibawa serta kondisi medan jalan.
Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan di daerah yang dikenal sebagai “Kota Ramah” tersebut. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







