IndonesiaBuzz: Kamis, 4 Januari 2024 – Sistem penyediaan energi di Indonesia masih dominan menggunakan energi fosil yang tidak dapat diperbarui. Kondisi ini mengakibatkan penipisan cadangan energi, sementara kebutuhan energi terus meningkat.

Untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mencari solusi melalui diversifikasi sumber energi, khususnya yang berasal dari energi terbarukan. Langkah ini bukan hanya sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan energi, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kalimantan Selatan, salah satu provinsi di Indonesia, muncul sebagai lokasi strategis dengan potensi melimpah untuk energi terbarukan. Menurut Layanan Informasi dan Investasi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Lintas EBTKE) yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), provinsi ini memiliki potensi energi terbarukan sebesar 24,088 gigawatt (GW).
Diversifikasi energi di Kalimantan Selatan mencakup berbagai sumber daya alam, termasuk energi air, panas bumi, energi surya, dan energi angin. Potensi energi terbarukan di provinsi ini disajikan sebagai berikut:
- Panas Bumi: Dengan potensi sebesar 50 MW, pemanfaatan panas bumi di Kalimantan Selatan menjadi langkah strategis menuju energi terbarukan.
- Energi Minihidro dan Mikrohidro: Menyumbang sebanyak 158 megawatt (MW), berperan sebagai kontributor penting dalam diversifikasi energi.
- Energi Surya: Potensi sebesar 6,03 GW, menjadikan energi matahari sebagai alternatif utama untuk menghasilkan listrik.
- Energi Angin atau Bayu: Potensi mencapai 1,006 GW, menunjukkan bahwa angin dapat menjadi sumber daya energi yang signifikan di daerah ini.
- Energi Air: Potensi mencapai 16,844 GW, berkolaborasi dengan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Data dari Outlook Energi Indonesia 2022 yang dirilis oleh Dewan Energi Nasional (DEN) menunjukkan bahwa potensi energi terbarukan di seluruh Indonesia mencapai 3,643 GW. Fakta ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang kaya untuk mendukung transformasi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Keberhasilan pemanfaatan potensi energi terbarukan tidak hanya akan memenuhi kebutuhan energi domestik, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap mitigasi perubahan iklim, karena energi terbarukan tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK). Kalimantan Selatan, dengan potensinya, berperan sebagai pionir dalam memajukan sektor energi terbarukan di Indonesia. @wara-e





