IndonesiaBuzz: Wonogiri, 4 Oktober 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri mencoret 8.889 pemilih dari data pemilih dalam pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026.
Ribuan pemilih tersebut dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) setelah melalui proses verifikasi dan pemutakhiran data. Hasil pemutakhiran tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil PDPB Triwulan III 2026 di Aula KPU Wonogiri, Selasa (30/9/2026).
Di sisi lain, KPU Wonogiri juga mencatat adanya penambahan ribuan pemilih baru ke dalam daftar pemilih.
8.152 Pemilih Baru Masuk Data
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Wonogiri Dwi Prasetyo mengatakan, pemutakhiran PDPB tidak hanya mencakup pencoretan pemilih yang dinyatakan TMS.
Dalam proses tersebut, KPU juga menemukan pemilih yang memenuhi syarat untuk dimasukkan ke dalam data pemilih.
“Dalam pemutakhiran kali ini, terdapat 8.152 pemilih baru yang ditambahkan. Sementara itu, sebanyak 6.987 pemilih mengalami perbaikan data,” ujar Dwi dalam rapat pleno.
Penambahan pemilih baru dan perbaikan data menjadi bagian dari proses pemutakhiran untuk memastikan data pemilih tetap sesuai dengan kondisi terkini.
Dengan mekanisme tersebut, perubahan data pemilih dapat terus dicatat meski tahapan pemilu maupun pemilihan tidak sedang berlangsung.
Total 847.282 Pemilih di Wonogiri
Hasil rekapitulasi PDPB Triwulan III 2026 menetapkan jumlah pemilih di Kabupaten Wonogiri sebanyak 847.282 pemilih.
Jumlah tersebut terdiri atas 420.578 pemilih laki-laki dan 426.704 pemilih perempuan.
Ketua KPU Wonogiri Satya Graha mengatakan, pemutakhiran data dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga agar data pemilih tetap akurat dan mutakhir.
Menurutnya, proses tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pihak, terutama instansi yang memiliki keterkaitan dengan data kependudukan dan pemerintahan.
“Kami mengapresiasi kepada seluruh instansi serta pemangku kepentingan yang terus bersinergi membantu KPU dalam menyajikan data pemilih yang akurat dan akuntabel di Wonogiri,” kata Satya, dikutip Minggu (4/10/26).
Melibatkan Bawaslu hingga Partai Politik
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil PDPB tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Wonogiri.
Di antaranya Bawaslu Wonogiri, Polres Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kesbangpol, serta Bagian Tata Pemerintahan Setda Wonogiri.
Perwakilan partai politik peserta pemilu juga hadir dalam rapat pleno tersebut.
Keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian dari proses transparansi dan pengawasan dalam pemutakhiran data pemilih. KPU Wonogiri memastikan pembaruan data dilakukan secara berkala agar daftar pemilih yang tersedia dapat menggambarkan kondisi pemilih di wilayah tersebut secara lebih akurat dan akuntabel. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







