IndonesiaBuzz: Boyolali, 30 Januari 2026 – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Boyolali sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan. Kegiatan yang berlangsung Kamis (29/1/26) pagi itu menjadi penanda komitmen bersama dalam penguatan edukasi hukum, pemberdayaan masyarakat, serta penciptaan lingkungan kampus yang aman dan kondusif.
Dalam kunjungan yang berlangsung di lingkungan kampus Universitas Boyolali tersebut, AKBP Indra Maulana Saputra disambut langsung oleh Rektor Universitas Boyolali Dr. Nanik Sutarni, didampingi jajaran pimpinan universitas. Turut hadir mendampingi Kapolres sejumlah pejabat utama Polres Boyolali, di antaranya Kasat Intelkam AKP Anis Arofah, Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setiawan, Kasi Propam AKP Kuntadi Wijanarko, serta Kasat Binmas IPTU Ignatius Andrean Setianto.
Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali memperkenalkan diri sebagai pejabat baru dan menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang intensif dengan institusi pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam membangun kesadaran hukum, memperkuat karakter generasi muda, serta menjaga stabilitas keamanan sosial di daerah.
“Polres Boyolali terbuka untuk berkolaborasi dalam kegiatan edukatif, sosial, maupun pengabdian masyarakat. Dunia pendidikan adalah mitra penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang berkelanjutan,” ujar AKBP Indra.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa Polres Boyolali tengah mengembangkan program pembinaan sumber daya manusia melalui Forum Belajar Bersama yang digagas Polda Jawa Tengah. Program tersebut menghadirkan berbagai narasumber lintas bidang, mulai dari hukum, kewirausahaan hingga pengembangan keterampilan komunikasi, sebagai bekal bagi personel Polri, termasuk dalam menghadapi masa purna tugas.
Sementara itu, Rektor Universitas Boyolali Dr. Nanik Sutarni menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai kerja sama antara kepolisian dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesadaran hukum dan menjaga keamanan lingkungan akademik.
“Dengan jumlah mahasiswa sekitar 2.050 orang dari berbagai daerah, kolaborasi dengan Polres Boyolali sangat penting untuk menciptakan kampus yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Nanik.
Rektor berharap, komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam program nyata yang menyentuh kebutuhan mahasiswa dan masyarakat luas. Ia juga menekankan pentingnya peran Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan edukatif dan preventif.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini dinilai menjadi fondasi awal bagi penguatan kemitraan strategis antara Polres Boyolali dan Universitas Boyolali, sekaligus wujud komitmen bersama dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Boyolali. (Bagas Andriana /Koresponden Boyolali)







