IndonesiaBuzz: Ngawi, 15 Februari 2026 – Langkah Persinga Ngawi di semifinal Liga 4 Jawa Timur harus terhenti usai takluk tipis 0-1 dari Persepam Pamekasan pada Jumat (13/2/26). Namun kekalahan tersebut tak serta merta menutup asa Laskar Ketonggo untuk naik kasta. Peluang promosi tetap terbuka lebar melalui jalur putaran nasional.
Regulasi PSSI menyebutkan, sebanyak 64 tim dari seluruh provinsi yang menggelar Liga 4 regional akan tampil di babak nasional. Untuk kuota Jawa Timur, tersedia 7 hingga 8 slot menuju fase tersebut. Artinya, tim yang menembus delapan besar otomatis mengantongi tiket nasional.
Sekretaris Askab PSSI Ngawi, Nur Hasan, memastikan Persinga telah mengamankan tempat di putaran nasional.
“Kita saat ini sudah lolos nasional. Jatah Jawa Timur 7-8 tim, jadi yang masuk delapan besar otomatis lolos nasional. Nanti di babak nasional ada 64 tim dari semua provinsi yang memutar Liga 4 regional,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (14/2/26).
Kepastian itu menjadi angin segar di tengah kekecewaan akibat kegagalan melaju ke final. Manajemen Persinga bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bekal menghadapi kompetisi yang lebih ketat di fase nasional.
Manajer Persinga, Andri Bolang, menegaskan pihaknya telah menggelar evaluasi internal dan menyiapkan langkah konkret, termasuk perombakan komposisi pemain.
“Sebagai manajer Persinga, kami sudah melakukan evaluasi dari kekalahan kemarin. Tentunya kami akan memperkuat tim dengan menambah penjaga gawang, gelandang, pemain bertahan, dan striker. Mungkin juga ada penambahan kuota pemain senior sesuai regulasi,” ungkapnya.
Tambahan amunisi baru disebut sudah dalam radar manajemen, khususnya di sektor gelandang. Sosok berpengalaman diproyeksikan menjadi motor permainan sekaligus penyeimbang lini serang.
“Untuk gelandang, kami sudah punya pilihan. Insyaallah cocok dipadukan dengan striker baru nanti. Nama-namanya akan kami umumkan lebih lanjut. Yang jelas pemain berpengalaman dan berkualitas,” tambah Andri.
Optimisme tetap terjaga di tubuh manajemen, meski langkah di level regional terhenti. Persinga, yang dikenal sebagai kebanggaan masyarakat Ngawi, diyakini mampu menjawab tantangan di panggung nasional.
“Semoga ini menjadi evaluasi dan penyemangat. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Kami tetap optimis, tahun depan Persinga ke Liga 3. Persinga selalu di hati masyarakat Ngawi,” tegasnya.
Sesuai regulasi Liga 4 PSSI, setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 30 pemain di putaran nasional atau Liga Nusantara. Saat ini Persinga memiliki 24 pemain, sehingga masih tersedia enam slot tambahan untuk memperkuat kedalaman skuad.
Dengan tiket nasional di tangan dan ruang perbaikan yang terbuka, perjalanan Laskar Ketonggo belum usai. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kapasitas di antara 64 tim terbaik se-Indonesia, sebuah ujian sesungguhnya menuju ambisi promosi ke Liga 3. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







