IndonesiaBuzz: Wonogiri, 15 Agustus 2026 – Polres Wonogiri kembali membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan bakat di bidang olahraga elektronik (esports). Kali ini, melalui Turnamen Free Fire Kapolres Wonogiri Cup Seri 2 yang mempertemukan pelajar SMA Negeri dan SMK Negeri se-Kabupaten Wonogiri.
Turnamen tersebut digelar di Sunny Story Coffee, Wonogiri, Jumat (14/8/26), mulai pukul 14.00 hingga 20.30 WIB. Kegiatan dihadiri langsung Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, bersama Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, Kanit Gakkum Satlantas IPDA Deny Ariyadi, anggota Satbinmas Polres Wonogiri, serta para peserta.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, dan sambutan Kapolres Wonogiri. Setelah itu, para peserta mulai bertanding dalam permainan Free Fire dengan mengedepankan sportivitas serta semangat kompetisi yang sehat.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan kemenangan. Menurutnya, turnamen esports dapat menjadi wadah untuk mengarahkan minat generasi muda pada aktivitas yang produktif sekaligus membangun karakter positif.
“Kami ingin memberikan ruang kepada para pelajar untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kegiatan yang positif. Esports saat ini menjadi bagian dari perkembangan generasi muda, sehingga harus diarahkan agar dapat memberikan manfaat, membangun sportivitas, disiplin, kerja sama, dan prestasi,” ujar Haris.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan turnamen sebagai pengalaman berharga sekaligus momentum mempererat persaudaraan antarpelajar di Kabupaten Wonogiri.
“Yang paling utama bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana para peserta mampu bertanding secara sportif, menghargai lawan dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman yang positif,” imbuhnya.
Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta, panitia menyiapkan penghargaan bagi Juara 1, Juara 2, Juara 3, serta pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP).
Juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta, piala, alat tulis, dan sertifikat Kapolres Wonogiri. Juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp1,5 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp1 juta. Ketiganya juga mendapatkan piala, alat tulis, dan sertifikat.
Adapun peserta yang dinobatkan sebagai MVP berhak menerima uang pembinaan Rp500 ribu, alat tulis, serta sertifikat Kapolres Wonogiri.
Penyelenggaraan turnamen tersebut menunjukkan bahwa perkembangan esports di kalangan pelajar dapat diarahkan menjadi ruang pembinaan yang positif. Selain mengasah kemampuan bermain, kompetisi semacam ini dapat menjadi sarana membangun kerja sama tim, kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan, serta sikap menghargai lawan.
Melalui Turnamen Free Fire Kapolres Wonogiri Cup Seri 2, Polres Wonogiri berharap semakin banyak ruang positif yang tersedia bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan prestasinya. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan serta kemitraan antara Polri dan kalangan pelajar. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







