IndonesiaBuzz: Madiun, 22 April 2026 – Kehadiran aparat kepolisian kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Personel Polsek Jiwan, Polres Madiun Kota, menunjukkan respons cepat dan pendekatan humanis dalam menangani seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa (21/4/26).
Penanganan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jiwan, Brigadir M. Riko Setiawan, yang segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos di RT 14 RW 4 Desa Jiwan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan terhadap seorang pria bernama MDK (24), yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan dalam kondisi tidak stabil. Dalam kejadian itu, yang bersangkutan sempat memukul kaca jendela kamar hingga pecah, mengakibatkan luka robek serius pada tangan sepanjang kurang lebih 10 sentimeter.
Dengan mengedepankan pendekatan persuasif, petugas berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan gangguan lebih luas di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai efektif dalam meredam potensi konflik sekaligus menjaga keamanan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui pernah mengalami depresi sekitar tiga tahun lalu dan sempat pulih. Namun, tekanan akibat belum mendapatkan pekerjaan diduga menjadi pemicu kambuhnya gangguan kejiwaan dalam beberapa hari terakhir, sejak Sabtu (18/4/2026).
Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RSUD Caruban guna menjalani perawatan medis dan pendampingan intensif.
Tindakan cepat dan humanis yang dilakukan aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Selain menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pendekatan tersebut juga dinilai mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sekaligus perhatian terhadap aspek kemanusiaan.
Peristiwa ini menjadi contoh pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menangani situasi darurat secara bijak, sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga. (Kridho S/Koresponden Madiun)







