IndonesiaBuzz: Wonogiri, 10 Januari 2026 – Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, meresmikan Gedung Layanan Akademik Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Sabtu (10/1/26). Peresmian yang berlangsung di halaman kampus STABN Raden Wijaya, Jalan Pudak, Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan itu jajaran Kementerian Agama RI, unsur Forkopimda Kabupaten Wonogiri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama Buddha, tokoh masyarakat, akademisi, serta sivitas akademika STABN Raden Wijaya. Peresmian gedung ditandai secara simbolis dengan penancapan Bajhra Manjushri oleh Menteri Agama sebagai simbol diresmikannya Gedung Layanan Akademik, Laboratorium Keagamaan, serta Gedung Fakultas Dharmaduta.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai spiritual, kemanusiaan, dan kebangsaan. Ia mengapresiasi STABN Raden Wijaya Wonogiri yang dinilai mampu menumbuhkan semangat inklusivitas dan toleransi di lingkungan akademik.
“Perguruan tinggi keagamaan harus melahirkan cendekiawan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Inklusivitas dan penghormatan terhadap perbedaan adalah wajah sejati Indonesia,” ujar Menag.
Sementara itu, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen mendukung pengembangan STABN Raden Wijaya. Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui hibah lahan seluas 8,4 hektare untuk pengembangan kampus.
Ia berharap STABN Raden Wijaya ke depan dapat bertransformasi menjadi institut bahkan universitas, sekaligus menjadi pusat pengembangan pendidikan agama Buddha berskala nasional. “Kami berharap STABN Raden Wijaya semakin maju dan memberi kontribusi besar bagi dunia pendidikan dan masyarakat Wonogiri,” ujarnya.
Dari sisi pengamanan, Polres Wonogiri menurunkan personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama TNI dan instansi terkait.
“Polres Wonogiri bersinergi dengan TNI dan instansi terkait melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan sejak awal hingga selesai. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara peresmian berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata AKP Anom.
Ia menambahkan, pengamanan kegiatan keagamaan dan pendidikan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung terciptanya iklim toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Wonogiri.
“Polri siap mendukung setiap kegiatan positif masyarakat yang mendorong persatuan, toleransi, dan pembangunan sumber daya manusia,” pungkasnya. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







