Wednesday, September 30, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Candi Kethek Karanganyar, Situs Hindu Sakral di Lereng Gunung Lawu

by Eko Sigit
September 23, 2025
Reading Time: 2 mins read
Candi Kethek Karanganyar, Situs Hindu Sakral di Lereng Gunung Lawu

Candi Kethek, Karanganyar, Jawa Tengah yang sunyi dan tenang, dipotret 2023 lalu. Beginilah asal-usul Candi Kethek di lereng Gunung Lawu. (foto KPA Wartonagoro/IndonesiaBuzz)

IndonesiaBuzz: Historia – Di lereng barat Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, terdapat Candi Kethek, situs bersejarah dan sakral yang memikat pengunjung karena keunikan arsitektur dan nilai religiusnya.

Candi ini berada pada ketinggian sekitar 1.486 meter di atas permukaan laut, berjarak sekitar 300 meter dari Candi Cetho. Dari pusat Kota Solo, jaraknya mencapai 43 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan kendaraan bermotor.

Nama “Kethek” diambil dari bahasa Jawa yang berarti “kera”, karena dulunya banyak kera berkeliaran di kawasan candi. Lokasi ini bahkan sempat dikenal sebagai “istana” bagi para kera. Saat ini, candi berada di tengah hutan pinus milik Perum Perhutani dan dapat dijangkau melalui jalan setapak dari Candi Cetho.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Candi Kethek Karanganyar, Situs Hindu Sakral di Lereng Gunung Lawu

Struktrur asli Candi Kethek Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar

Candi Kethek memiliki struktur teras bertingkat menyerupai piramida dengan empat tingkat. Setiap teras dihubungkan tangga batu, dan teras paling atas diyakini sebagai lokasi bangunan utama candi. Di anak tangga terendah terdapat arca kura-kura yang melambangkan Dewa Wisnu dalam mitologi Hindu, khususnya cerita Samudramanthana, pengadukan lautan susu untuk mendapatkan tirta amerta atau air keabadian.

Berdasarkan arca dan gaya arsitektur yang mirip dengan Candi Cetho dan Candi Sukuh, Candi Kethek diperkirakan dibangun pada akhir masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-15 hingga ke-16. Candi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai lokasi spiritual untuk meruwat, atau membebaskan diri dari kesalahan dan dosa.

Meskipun keberadaannya sudah diketahui sejak 1842, Candi Kethek baru ditemukan kembali secara lebih jelas oleh masyarakat Dusun Cetho pada 2000 setelah kebakaran hutan memaksa kera meninggalkan lokasi. Pada 2005, Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah bekerja sama dengan Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada melakukan ekskavasi untuk mengungkap lebih banyak informasi mengenai candi.

Selain nilai sejarah dan religius, Candi Kethek menawarkan pengalaman wisata alam yang menenangkan. Suasana hutan pinus yang sejuk dan pemandangan pegunungan sekitar memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk refleksi dan kedamaian batin. Meski aksesnya menantang, perjalanan menuju candi memberikan sensasi petualangan yang menyenangkan, dengan sejumlah warung di sekitar Candi Cetho menjadi tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke Candi Kethek.

Tags: Candi Cetho dan Candi Sukuhcandi kethekDesa GumengDusun CethoJurusan Arkeologi Universitas Gadjah MadaKecamatan JenawiKerajaan Majapahit
Share222SendScan

Trending

KPK Geledah Rumah Maidi dan Anaknya, Telusuri Aliran Uang Kasus TPPU
News

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi dan Anaknya, Telusuri Aliran Uang Kasus TPPU

3 hours ago
Wonogiri Naikkan Status Darurat Kekeringan dan Karhutla, Siapkan BTT Rp337 Juta
News

Wonogiri Naikkan Status Darurat Kekeringan dan Karhutla, Siapkan BTT Rp337 Juta

3 hours ago
48 Petahana Diperkirakan Kembali Bertarung dalam Pilkades Serentak Wonogiri 2026
News

48 Petahana Diperkirakan Kembali Bertarung dalam Pilkades Serentak Wonogiri 2026

5 hours ago
PN Jaksel Tolak Praperadilan Silmy Karim, Penetapan Tersangka oleh KPK Dinyatakan Sah
News

PN Jaksel Tolak Praperadilan Silmy Karim, Penetapan Tersangka oleh KPK Dinyatakan Sah

6 hours ago
Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro Jaya, Dicecar 50 Pertanyaan
News

Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro Jaya, Dicecar 50 Pertanyaan

6 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Geledah Rumah Maidi dan Anaknya, Telusuri Aliran Uang Kasus TPPU

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi dan Anaknya, Telusuri Aliran Uang Kasus TPPU

September 30, 2026
Wonogiri Naikkan Status Darurat Kekeringan dan Karhutla, Siapkan BTT Rp337 Juta

Wonogiri Naikkan Status Darurat Kekeringan dan Karhutla, Siapkan BTT Rp337 Juta

September 29, 2026

TERPOPULER

KPK Sita Sawah 1.938 Meter Persegi di Ngawi, Pasang Papan Penyitaan

Diskusi Publik KY, PB XIV Ungkap Sejarah Peradilan Kraton

DPRD Ngawi Turun Lapangan di Tiga Pilar Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Persinga

350 Prajurit Yon Armed 12 Kostrad Pulang dari Pamtas RI-RDTL

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In