IndonesiaBuzz: Jakarta, 19 Juni 2025 – Sebanyak 87 kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai penjuru Indonesia dijadwalkan mengikuti retret gelombang kedua di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas dan integritas kepemimpinan daerah yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyampaikan bahwa dari 93 peserta terdaftar, enam di antaranya mengajukan permohonan tidak dapat hadir dengan alasan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
“Kami memahami situasi tersebut karena alasan medis yang menyertai cukup valid,” ujar Bima Arya saat ditemui di Sumedang, Kamis (19/6/2025).
Retret ini menyasar tiga kelompok kepala daerah: pertama, mereka yang telah dilantik namun belum sempat mengikuti gelombang pertama; kedua, kepala daerah yang sempat menghadapi sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) namun akhirnya gugatan tidak berlanjut; dan ketiga, para kepala daerah hasil pemungutan suara ulang (PSU) yang baru dilantik.
“Masih ada beberapa kepala daerah yang belum bisa mengikuti, seperti dari Barito Utara, karena PSU masih berlanjut,” jelas Bima.
Sebelum diberangkatkan ke IPDN, seluruh peserta dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kemendagri pada Sabtu (21/6/2025). Selanjutnya, mereka akan berkumpul di Jakarta dan diberangkatkan bersama menuju Jatinangor menggunakan kereta cepat Whoosh pada Minggu (22/6/2025) siang.
Sesampainya di kampus IPDN, peserta akan disambut secara resmi oleh Rektor IPDN dan Wamendagri Bima Arya mewakili Menteri Dalam Negeri. Pembukaan retret akan dilaksanakan pada Senin (23/6/2025) dan direncanakan akan dihadiri sejumlah Menteri Koordinator dan Menteri Kabinet Indonesia Maju, sebagaimana pada gelombang pertama yang berlangsung di Magelang.
Retret akan berlangsung hingga Kamis (26/6/2025), mengingat hari Jumat (27/6/2025) merupakan hari libur nasional.







