IndonesiaBuzz: Wonogiri, 26 Oktober 2026 – Polres Wonogiri terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui edukasi hukum dan penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan pendidikan. Kali ini, Wakapolres Wonogiri Kompol Sriyadi, menyambangi SMA Negeri 2 Wonogiri untuk memberikan pembinaan kepada sekitar 500 siswa-siswi dan para guru, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Sriyadi menyampaikan sejumlah pesan penting yang berkaitan dengan tantangan generasi muda di era digital, mulai dari bahaya pinjaman online (pinjol), penggunaan waktu secara produktif, kewaspadaan terhadap berita bohong atau hoaks, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah tergiur tawaran pinjaman online tanpa memahami ketentuan, risiko, dan konsekuensi yang mungkin timbul. Kemudahan akses layanan keuangan digital, menurutnya, harus diimbangi dengan sikap bijak dan tanggung jawab agar tidak menimbulkan persoalan yang dapat mengganggu pendidikan maupun kehidupan di masa mendatang.
“Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita. Jangan sampai terjebak dalam kegiatan yang justru merugikan masa depan,” pesannya kepada para pelajar.
Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Kritis terhadap Hoaks
Selain mengingatkan bahaya pinjaman online, Wakapolres Wonogiri juga menekankan pentingnya literasi digital di kalangan pelajar. Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, siswa dan guru diharapkan mampu memilah informasi serta memastikan kebenarannya sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Menurutnya, penggunaan media sosial perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Para pelajar diimbau menghindari unggahan maupun aktivitas digital yang berpotensi merugikan diri sendiri, orang lain, atau memicu persoalan di lingkungan masyarakat.
Sikap kritis terhadap informasi menjadi penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh kabar bohong, provokasi, maupun konten negatif yang beredar di ruang digital.
Kompol Sriyadi juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi narkoba dan segala bentuk penyalahgunaannya. Ia menegaskan bahwa narkoba dapat merusak kesehatan, menghambat proses pendidikan, serta mengancam masa depan generasi muda.
“Jangan pernah mencoba narkoba. Pilih pergaulan yang positif, fokus pada pendidikan, dan isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” tegasnya.
Polres Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Sekolah dan Orang Tua
Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Wonogiri dalam meningkatkan kesadaran hukum sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui pendekatan langsung di lingkungan sekolah, kepolisian berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, bersikap kritis terhadap informasi, serta berani menolak berbagai pengaruh negatif.
Polres Wonogiri juga mendorong pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk terus memperkuat sinergi dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, berprestasi, serta memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







