IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 17 Oktober 2026 – Berawal dari empat ekor sapi, Kelompok Tani Ternak Lembu Suro di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, berhasil meraih Juara II dalam Lomba Kelompok Ternak Berprestasi Provinsi Jawa Timur 2026. Kini, kelompok tersebut mengembangkan peternakan dengan populasi puluhan ekor sapi.
Penghargaan itu diserahkan pada 12 Oktober 2026 di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Penyerahan berlangsung bertepatan dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Ketua Kelompok Tani Ternak Lembu Suro, Rasimin, mengatakan perjalanan kelompoknya dimulai pada 1992. Saat itu, warga memanfaatkan hasil penjualan kayu jati dari makam desa untuk membeli lima ekor sapi.
Namun, satu ekor sapi mati. Warga kemudian merawat empat ekor sapi yang tersisa hingga berkembang menjadi usaha peternakan bersama.
“Dari empat ekor sapi yang tersisa itu, setelah dirawat dan dikembangkan, jumlahnya saat ini sudah mencapai 98 ekor,” tutur Rasimin.
Kelompok Lembu Suro resmi berbadan hukum pada 2012. Sejak saat itu, kelompok tersebut mendapat berbagai dukungan pemerintah untuk mengembangkan peternakan.
Salah satunya berupa bantuan 40 ekor sapi dari dana bagi hasil cukai. Melalui pengembangbiakan, jumlah ternak dari bantuan tersebut meningkat menjadi 85 ekor. Selain itu, kelompok ini juga menerima insentif sapi bunting.
Pengelolaan ternak dilakukan dengan melibatkan masyarakat. Untuk sapi yang dikelola bersama karang taruna, kelompok menerapkan sistem bagi hasil perawatan dengan pembagian 65:35 persen.
Sementara itu, sapi bantuan pemerintah dikelola melalui sistem pemeliharaan bergulir. Warga mendapat kesempatan merawat sapi dengan biaya angsuran terjangkau. Adapun anak sapi yang lahir menjadi hak milik warga yang merawatnya.
“Bagi kami, karena ini bantuan, maka harus bisa bermanfaat bagi semua masyarakat. Jadi, bagaimana ternak ini bisa berkembang dan memberikan kesempatan kepada warga untuk ikut merasakan manfaatnya,” terang Rasimin.
Sebelum meraih juara di tingkat provinsi, Kelompok Tani Ternak Lembu Suro lebih dulu menyabet Juara I di tingkat Kabupaten Bojonegoro. Prestasi tersebut menjadi bekal bagi kelompok untuk bersaing dengan peternak dari daerah lain di Jawa Timur.
Dalam penilaian tingkat provinsi, tim juri memeriksa sejumlah aspek pengelolaan peternakan. Penilaian meliputi pertumbuhan populasi sapi, kebersihan kandang, pengolahan limbah ternak, hingga manajemen pakan.
Capaian tersebut menunjukkan bagaimana usaha peternakan yang dirintis bersama dapat berkembang melalui perawatan dan pengelolaan kelompok. Selain meningkatkan populasi sapi, pola pemberdayaan yang dijalankan Lembu Suro juga membuka kesempatan bagi warga untuk terlibat dalam usaha peternakan.
Rasimin pun berpesan kepada masyarakat yang ingin merintis usaha serupa agar tidak mudah menyerah.
“Yang penting semangat dan dihadapi dengan bahagia,” pungkasnya. (M.Tohir/Bojonegoro)







