IndonesiaBuzz: Madiun, 10 Oktober 2026 – Polres Madiun bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan harga dan ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Madiun, Sabtu (10/10/26). Kegiatan melalui Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan tersebut dilakukan untuk memantau stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan beras bagi masyarakat tetap tersedia.
Pengecekan dilakukan di Mitra Swalayan, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, serta Gudang Bulog Jeruk Gulung, Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo.
Kegiatan tersebut melibatkan Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Dr. Rahmatia Garwan, S.Pi., M.Pi., beserta staf Bapanas RI, personel Satgas Pangan Polres Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Perum Bulog Cabang Madiun, serta Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun.
Di tingkat ritel, tim memeriksa harga dan ketersediaan beras yang dijual kepada konsumen. Sementara di gudang Bulog, pemeriksaan difokuskan pada jumlah persediaan dan kesiapan stok untuk mendukung distribusi pangan.
Beras Premium Dijual Rp 14.900 per Kilogram
Berdasarkan hasil pengecekan di Mitra Swalayan, beras premium merek Punokawan tersedia sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp 14.900 per kilogram.
Sementara itu, beras medium merek Potro dijual dengan harga Rp 14.500 per kilogram. Produk tersebut tersedia dalam sejumlah pilihan kemasan, yakni 3 kilogram, 5 kilogram, dan 10 kilogram.
Pemantauan di tingkat ritel ini menjadi bagian dari pengawasan untuk mengetahui kondisi harga beras yang dijumpai konsumen di pasaran. Data tersebut juga menjadi bahan pemantauan bagi instansi terkait dalam mengawasi perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok.
Selain memeriksa harga jual, petugas memastikan ketersediaan produk beras di lokasi yang menjadi sasaran pengawasan.
Stok Bulog Jeruk Gulung Tercatat 8.000 Ton
Pengecekan kemudian dilanjutkan ke Gudang Bulog Jeruk Gulung di Kecamatan Balerejo. Berdasarkan hasil pemeriksaan, stok beras di gudang tersebut tercatat mencapai 8.000 ton.

Stok beras di gudang Gudang Bulog Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo tercatat mencapai 8.000 ton.
Adapun persediaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat sebanyak 40 ton dan siap disalurkan melalui jaringan ritel maupun kepada konsumen.
Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, mengatakan pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung stabilitas harga dan menjaga ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Madiun.
“Melalui kegiatan pengecekan ini, kami ingin memastikan harga dan ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Madiun tetap terpantau. Polres Madiun akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan guna mendukung stabilitas pangan serta mencegah terjadinya pelanggaran di bidang pangan,” ungkap Agung.
Ia menambahkan, pengawasan secara langsung di tingkat ritel dan gudang penyimpanan penting untuk memantau kondisi pasokan serta mendukung kelancaran distribusi beras kepada masyarakat.
Polres Madiun menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengawasan pangan, khususnya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan mendukung stabilitas harga beras di wilayah Kabupaten Madiun.
Melalui pengawasan terpadu tersebut, kondisi harga, stok, dan distribusi beras diharapkan dapat terpantau secara berkelanjutan sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. (Kridho S/Koresponden Madiun).






