IndonesiaBuzz: Ngawi, 9 Oktober 2026 – Polres Ngawi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi mengintensifkan upaya pencegahan kenakalan remaja dengan menyambangi sejumlah kafe yang masih menjadi tempat berkumpulnya pelajar pada malam hari.
Dalam kegiatan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis tersebut, petugas memberikan edukasi kepada pemilik usaha serta pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah agar memperhatikan waktu istirahat dan kewajiban belajar.
Empat lokasi yang menjadi sasaran penyuluhan yakni Migunani Koffie, The Real Coffee and Eatery, Warkop Mutiara, serta Floe Coffee and Space.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada Surat Edaran Bupati Ngawi sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak-anak.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasatbinmas AKP Agus Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pelajar mengenai pentingnya disiplin waktu dan menjaga keselamatan diri.
“Kami mengajak para pemilik kafe untuk bersama-sama menjaga ketertiban dengan tidak membiarkan pelajar yang masih berseragam nongkrong pada malam hari. Kepada para pelajar, kami mengimbau agar lebih mengutamakan belajar, beristirahat, dan menjaga diri sehingga dapat mengikuti kegiatan sekolah dengan baik,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (9/10/26).
Sambangi Empat Kafe, Petugas Berikan Edukasi
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi satu per satu lokasi yang menjadi sasaran kegiatan. Selain menyampaikan imbauan kepada pemilik kafe, petugas juga berdialog langsung dengan pelajar yang masih berada di tempat nongkrong hingga malam hari.
Para pelajar diingatkan agar segera pulang ke rumah, mencukupi waktu istirahat, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah keesokan harinya.
Petugas menekankan bahwa imbauan tersebut bukan semata-mata untuk membatasi aktivitas pelajar di luar rumah. Langkah itu juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan pendidikan generasi muda.
Pemilik kafe turut diminta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Mereka diharapkan lebih memperhatikan keberadaan pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah, terutama ketika waktu sudah larut malam.
Melalui edukasi tersebut, kepolisian berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa kebiasaan pulang tepat waktu dan menjaga pola istirahat merupakan bagian penting dari kedisiplinan pelajar.
Polres Ngawi Libatkan Pemilik Usaha dan Masyarakat
Agus menegaskan, perlindungan terhadap pelajar tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua dan pihak sekolah. Lingkungan masyarakat, termasuk pemilik usaha yang menjadi tempat berkumpul anak-anak, juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan positif.
Karena itu, Polres Ngawi akan terus memperkuat koordinasi dengan Satpol PP, pemilik usaha, pihak sekolah, orang tua, serta berbagai elemen masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polres Ngawi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi, saat menyambangi salah satu cafe di wilayah Kabupaten Ngawi.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Tujuannya bukan untuk membatasi ruang anak-anak, tetapi memastikan mereka berada di tempat dan waktu yang tepat serta terhindar dari potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Menurut Agus, upaya pencegahan melalui komunikasi dan edukasi menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran tanpa harus mengedepankan tindakan yang menimbulkan ketakutan bagi pelajar.
Kegiatan Berlangsung Aman dan Tertib
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan tertib. Para pemilik kafe maupun pelajar yang ditemui juga memberikan respons positif terhadap imbauan petugas.
Polres Ngawi berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian seluruh pihak terhadap aktivitas pelajar di luar rumah, khususnya pada malam hari.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemilik usaha, keluarga, dan sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman serta mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan demikian, para pelajar dapat memanfaatkan waktu malam untuk beristirahat secara cukup, menjaga kesehatan, dan kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan kondisi yang bugar serta semangat yang optimal. (Esaputra /Koresponden Ngawi).



