IndonesiaBuzz: Wonogiri, 12 Februari 2026 – Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pengelola pasar, dan relawan mewarnai peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan diawali dengan apel gabungan dan dilanjutkan karya bakti serta bakti sosial di kawasan Pasar Giriwoyo, Lingkungan Ngebrak Lor RT 003 RW 001, Kelurahan Giriwoyo, Kamis (12/2/26).
Aksi bersih-bersih tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia terkait peringatan HPSN 2026. Sekitar 80 peserta terlibat, terdiri atas unsur TNI, Polri, aparatur pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pengelola pasar, hingga relawan.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain perwakilan Camat Giriwoyo Suripto, Kapolsek Giriwoyo yang diwakili Ipda Riyanto, Danramil 08/Giriwoyo Kapten CBA Budi Waluyo, Kepala UPTD Puskesmas Giriwoyo II dr. Budi Azhari, Kepala Pasar Giriwoyo Sumaryanto, Lurah Giriwoyo Sugih Mastiko, serta jajaran pegawai dinas terkait.
Sebanyak 20 personel TNI Polri diterjunkan langsung dalam kegiatan karya bakti. Usai apel, peserta dibagi ke sejumlah titik pembersihan, mulai dari selokan dan parit di depan pasar, pintu masuk dan keluar area pasar, bagian dalam pasar, hingga lokasi pembuangan sampah di belakang pasar.
Sasaran utama kegiatan meliputi pembersihan sampah di dalam dan sekitar pasar, pemangkasan rumput liar, serta pengangkatan endapan kotoran di saluran air guna mencegah penyumbatan dan potensi banjir.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus memperkuat kepedulian lingkungan di tingkat lokal.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata sinergitas TNI Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas publik. Pasar adalah pusat aktivitas ekonomi warga, sehingga kebersihan dan kesehatannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar AKP Anom.
Ia menambahkan, momentum HPSN 2026 diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kebersihan lingkungan, terutama di pusat-pusat aktivitas ekonomi seperti pasar tradisional, dinilai berkontribusi langsung terhadap kesehatan publik dan kualitas hidup warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam mewujudkan Wonogiri yang bersih, sehat, dan berdaya tahan lingkungan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







