Indonesiabuzz: Solo, 10 Juni 2025 — Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan tidak ada pengetatan akses bagi masyarakat ke kawasan Balai Kota Solo pascainsiden perusakan sejumlah aset pemerintah oleh seorang pria yang mengamuk di kompleks perkantoran tersebut pada Senin (9/6/2025).
“Balai Kota Solo ini tempat publik, tak ada pengetatan, tetapi SOP keamanan dan pengidentifikasian jadi review kami. Kejadian kemarin jadi pembelajaran kami,” ujar Respati saat ditemui wartawan di Balai Kota, Selasa (10/6/2025).
Meski tidak ada pembatasan akses, Respati menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, termasuk Prosedur Operasi Standar (SOP) pengamanan dan identifikasi pengunjung. Ia menyebut Kepala Bagian Umum Setda Solo sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keamanan Balai Kota.
“Ini jadi catatan kami di pamdal dan Bagian Umum Setda Solo. Saya langsung lakukan review, karena bahkan sampai masuk ke Disdukcapil. Balai Kota sebagai objek vital negara harus aman,” katanya.
Respati menerima laporan insiden dari Kepala Disdukcapil Solo, AG Agung Hendratno, pada Senin sore. Menurut laporan, pelaku berada di lingkungan Balai Kota sejak subuh hingga siang hari saat aktivitas pemerintahan sedang tidak berlangsung karena cuti bersama.
“Ada beberapa aset Pemkot Solo yang dirusak, termasuk tiga mobil dinas. Dua di antaranya rusak pada bagian kaca, satu lagi pada bagian spion. Selain itu, pintu kantor Disdukcapil juga dirusak,” ungkapnya.
Terkait kondisi pelaku, Respati menyebut pria tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan medis. Pemkot telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, namun belum mendapat respons.
“Kami sudah bersurat dan mengundang keluarga serta istrinya, tapi tidak ada yang hadir. Ini menjadi tanggung jawab negara,” jelasnya. “Kalau dinyatakan sakit jiwa, akan kami rawat di rumah sakit jiwa. Tapi jika tidak, maka harus menjalani proses hukum.”
Meskipun insiden perusakan sempat mengejutkan, Respati memastikan bahwa pelayanan publik di Balai Kota Solo tetap berjalan normal. Layanan administrasi dan kependudukan tidak mengalami gangguan.







