IndonesiaBuzz : Madiun, 4 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan 1.080 paket bantuan permakanan kepada masyarakat rentan dalam kegiatan pembinaan pilar sosial di Pendopo Muda Graha, Selasa (3/3/2026) sore.
Bantuan tersebut ditujukan bagi lansia, anak yatim, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.
Penyerahan dilakukan secara simbolis, sementara distribusi lanjutan dikawal hingga tingkat kecamatan dan desa.
Kegiatan yang digagas Dinas Sosial Kabupaten Madiun ini juga menjadi forum penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan unsur pilar sosial.
Para peserta berasal dari berbagai elemen yang selama ini terlibat dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, meminta pilar sosial meningkatkan komitmen pelayanan, terutama selama Ramadan.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pendekatan kemanusiaan dan kepatuhan terhadap aturan.
“Panjenengan adalah garda terdepan pelayanan kesejahteraan. Layani dengan hati, tetapi tetap berpegang pada aturan,” ujarnya.
Ia juga mendorong pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki target yang jelas dalam mendampingi penerima manfaat.
Menurutnya, bantuan sosial harus mendorong kemandirian secara bertahap.
“Kalau lima tahun menerima bantuan, tahun berikutnya sudah bisa mandiri.”
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya pembaruan dan validasi data sosial agar program bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames.
Program tersebut menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 sebagai upaya jangka panjang menekan angka kemiskinan.
“Kalau sekitar 1.200 anak bisa kita fasilitasi sampai lulus dan siap bekerja, itu menjadi ikhtiar jangka panjang untuk menekan angka kemiskinan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan bahwa pembinaan pilar sosial bertujuan menyatukan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan di lapangan.
“Kami ingin meningkatkan kapasitas dan sinergi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara seluruh pilar sosial semakin kuat sehingga program kesejahteraan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (@Arn/Tim)







