IndonesiaBuzz : Madiun, 24 September 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Pendopo Ronggo Jumeno, Selasa (23/9/2025).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis mempercepat layanan publik berbasis digital sekaligus mewujudkan target menuju Championship TP2DD 2026.
Acara dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Pimpinan Bank Jatim Cabang Caruban, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, inspektur, kepala perangkat daerah, direktur RSUD, direktur BUMD, camat se-Kabupaten Madiun, serta tamu undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Bupati Hari menegaskan bahwa elektronifikasi transaksi adalah kebutuhan mutlak di era modern.
“Seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi, elektronifikasi transaksi kini sudah menjadi suatu keharusan untuk dilaksanakan. Upaya ini dilakukan bersama-sama untuk mengubah mekanisme manual dalam penerimaan pendapatan maupun belanja daerah menjadi non-tunai berbasis digital,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo.
“Kami berterima kasih sudah dipercaya sebagai bank yang diterima oleh pemerintah daerah, serta telah mendukung kami dalam membantu perkembangan perekonomian maupun pelayanan, baik di dalam pemerintahan maupun khalayak umum,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Madiun bersama Bank Jatim resmi meluncurkan layanan pembayaran digital QRIS.
Sistem ini diharapkan mempermudah transaksi baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum.Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menargetkan peningkatan penggunaan QRIS secara signifikan.
“Target untuk September ini antara 85–90 persen, dan tetap diupayakan terus. Harapan ke depannya, masyarakat lebih mudah menggunakan QRIS untuk membayar PBB atau yang lain melalui HP tanpa harus menunggu petugas,” ungkapnya.
Melalui percepatan digitalisasi, Pemkab Madiun optimistis pelayanan publik akan semakin efisien, transparan, dan akuntabel dengan dukungan teknologi.
Bank Jatim sebagai BPD terbesar dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) diyakini mampu memperluas jangkauan layanan keuangan digital di Kabupaten Madiun.
Dengan sinergi ini, Pemkab Madiun menegaskan komitmennya mendorong transformasi digital menuju pemerintahan modern dan berdaya saing tinggi. (Arn)







