IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 30 Juli 2025 – Bojonegoro memiliki banyak tokoh muda inspiratif, salah satunya Agung Riduwan Asmaka (34). Dengan semangat dedikasi tinggi, Agung mendirikan Dunia Imajinasi, sebuah layanan motivasi belajar berupa pantomim untuk anak-anak. Pria yang berasal dari Kelurahan Ngroworejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Pemuda ini kerap keliling dari sekolah ke sekolah bahkan hingga luar kota untuk berpantomim.
Agung Mengungkapkan bahwa dunia imajinasi dia ciptakan untuk masa depan anak-anak serta memberikan metode belajar yang menyenangkan dan mudah diterima anak anak.
“Dengan dunia Imajinasi ini saya memberikan yang saya punya untuk anak-anak. Tidak hanya mengenalkan pantomim saja, tetapi ada wayang, dongeng, musik, dan drama. Cuma yang paling sering permintaan pantomim, ketimbang yang lainnya,” kata Agung, Rabu (30/07/25).
Agung mengaku, Dunia Imajinasi ini kegiatannya bertujuan untuk mengenalkan kesenian dan kebudayaan. Karena untuk anak, maka pendekatan yang digunakan adalah bermain dan belajar. Dan yang paling mengena adalah pantomim, karena menghibur dan membuat anak mudah tertawa.

Agung Riduwan saat usai mengajar anak-anak
Pantomim sendiri merupakan pertunjukan seni teater yang menunjukkan ke penonton suatu objek atau benda tanpa menggunakan dialog, namun menggunakan gerakan tubuh dan mimik wajah. Selain itu juga bisa memvisualkan perasaan. Saat penampilan, wajah Agung dirias dengan cat putih menyeluruh menyisakan mata dan bibir. Biasanya mata juga dipulas warna hitam dan bibir warna merah. Bagi anak-anak itu membuat senang karena lucu.
Kepada indonesiabuzz.com, Agung mengaku bisa menguasai seni pantomim karena sering berkumpul dengan para seniman teater. Tepatnya sejak tahun 2018 lalu dalam sebuah acara Malam Pantomim di Bojonegoro Agung dipaksa untuk ikut tampil di panggung.
Sejak itu, dia diajak teman-temannya mengikuti workshop pantomim di Sekolah Pantomim Nusantara di Kabupaten Jombang Jawa Timur.
“Saya mulai belajar banyak tentang teori pantomim dan lama kelamaan saya senang. Saya terapkan bersama anak-anak,” jelas Agung.
Sebelum aktif berpantomim, Agung sendiri sudah dekat dengan kehidupan anak-anak. Dia mendirikan perpus Gatda atau Semangat Muda dengan keliling naik becak meminjamkan buku-buku anak. Selain itu Agung juga mendirikan Les Basa, yaitu les baca dengan bayar sampah yang bertempat di sekitar area pemakaman di desanya. Hal itu menjadi modal kuat buat Agung untuk dekat dengan anak-anak. Maka saat Agung mulai mahir berpantomim, kedekatannya dengan dunia anak makin kuat.
Lama kelamaan Agung melihat pantomim sebagai lahan bisnis yang bagus. Sehingga dia membuat usaha di bidang jasa hiburan. Dia menamai jasa hiburan mendidik itu dengan nama ‘Dunia Imajinasi’ yang melayani hiburan pantomim, wayang, dongeng, musik, dan drama.
Agung dan Dunia Imajinasinya sering tampil di acara resmi pemerintah, lembaga pendidikan, dan panggung-panggung seni. Dunia Imajinasi makin dikenal sehingga dia kerap keliling ke kota-kota lain untuk menyapa anak-anak dari sekolah ke sekolah. Semua itu berdasar undangan atau permintaan pihak sekolah.
Dalam sekali tampil, Agung mematok tarif antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu untuk dalam Kota Bojonegoro. Kalau di luar kota antara Rp 750 ribu sampai Rp 1 juta.
“Yang terpenting adalah anak-anak itu belajar dengan riang gembira. Dunia anak adalah bermain. Kita jangan melarang mereka bermain, tapi mendukung dan mengarahkan permainan anak-anak ke hal yang positif,” tutupnya.
Agung juga pernah menjadi pemandu anak-anak dalam acara tv Petualangan si Bolang pada 2024 lalu dan menjadi narasumber dalam acara Hitam Putih dengan host Dedy Corbuzier pada 2020 lalu.
Kiprahnya dalam dunia pendidikan untuk anak-anak itu membuatnya terpilih sebagai pemuda pelopor tahun 2019 lalu dan menjadi Runner up pemuda pelopor tingkat provinsi Jawa Timur pada 2020. (Tohir/Koresponden Bojonegoro)







