IndonesiaBuzz : Madiun, 12 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba terhadap para pekerja menjelang masa Angkutan Lebaran 1447 H/2026.
Langkah ini dilakukan melalui program “Kesehatan Menyapa Lintas” guna memastikan seluruh petugas dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di empat lokasi operasional strategis, yakni Depo Lokomotif Madiun, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung, dan Stasiun Blitar.
Pemeriksaan ini menyasar petugas yang terlibat langsung dalam operasional perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Hal ini mengingat adanya peningkatan frekuensi perjalanan kereta api pada masa tersebut.“Kami berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi para pemudik.
Seluruh garda terdepan, mulai dari Masinis, Kondektur, hingga petugas operasional, harus dalam kondisi prima. Melalui Kesehatan Menyapa Lintas, kami memastikan tidak ada celah bagi penggunaan narkoba maupun penurunan kondisi fisik yang dapat mengganggu keselamatan,” tegas Tohari.
Dalam kegiatan itu, tim medis melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan dasar kepada para pekerja. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah dan denyut nadi serta tes laboratorium sederhana seperti gula darah acak, asam urat, dan kolesterol.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga menjalani pemeriksaan kadar alkohol dan tes narkoba secara acak. Pelaksanaan tes narkoba tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di empat titik kegiatan, seluruh petugas yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba dan berada dalam kondisi fisik yang sehat.
Program “Kesehatan Menyapa Lintas” juga diisi dengan edukasi terkait pelayanan kesehatan bagi pekerja. Materi yang disampaikan meliputi prosedur layanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra perusahaan serta mekanisme restitusi biaya pengobatan.
Selain itu, pekerja mendapatkan sosialisasi mengenai manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) serta penggunaan sistem digital e-claim restitusi. Materi juga mencakup mekanisme Coordination of Benefit (COB) dalam layanan kesehatan.
Untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kondisi darurat selama masa Angkutan Lebaran, para pekerja turut mengikuti pelatihan pertolongan pertama.
Materi yang diberikan meliputi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta manajemen kelelahan atau fatigue management yang penting bagi petugas dengan jadwal dinas padat.
“Dengan personil yang sehat, disiplin, dan bebas narkoba, KAI Daop 7 Madiun optimis dapat menyukseskan Angkutan Lebaran 2026 dengan mengusung semangat ‘Semakin Melayani’.
Kami siap mengantarkan pelanggan bertemu keluarga di kampung halaman dengan selamat sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk “Lebaran Nyaman Bersama”,” tutup Tohari.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai tiket maupun perjalanan kereta api selama masa Lebaran dapat menghubungi Contact Center KAI di nomor 121. Layanan juga tersedia melalui WhatsApp di 081-122-233-121 serta media sosial resmi @KAI121.







