IndonesiaBuzz : Madiun, 13 Februari 2026 – Peristiwa tertemper KA 251B (Jayakarta) terjadi di perlintasan sebidang JPL 121 Km 151+1/9, petak jalan Caruban–Babadan, Kamis (12/2/2026) pukul 15.52 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan membuat perjalanan kereta sempat mengalami keterlambatan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memastikan korban diduga melakukan tindakan bunuh diri.
Informasi awal diperoleh dari laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) KA 251B (Jayakarta) yang melihat seseorang berada di jalur rel saat kereta melintas di lokasi kejadian.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.
“KAI Daop 7 Madiun sangat menyayangkan atas kejadian ini dan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Peristiwa ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Tohari.
Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penanganan di lapangan. Koordinasi dilakukan dengan unit pengamanan Madiun dan Caruban serta aparat kepolisian setempat.
KA 251B (Jayakarta) kemudian dihentikan di Stasiun Babadan untuk pemeriksaan rangkaian. Proses tersebut menyebabkan perjalanan kereta mengalami keterlambatan.
Pada pukul 18.50 WIB, Tim INAVIS Polres Kabupaten Madiun tiba di lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Caruban guna penanganan lebih lanjut.
KAI kembali menegaskan bahwa jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian. Keberadaan masyarakat di lintasan rel berisiko tinggi terhadap keselamatan diri maupun perjalanan kereta api.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak berada atau beraktivitas di jalur kereta api. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Tohari.
Selain itu, KAI mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya anggota keluarga atau warga sekitar dengan tekanan psikologis berat agar segera diarahkan memperoleh pendampingan melalui layanan kesehatan terdekat. (@Arn/Hms)







